Senin, 29 September 2014

Sintesis Aspirin di Laboratorium Kimia Farmasi F-MIPA UII



PEMBUATAN ASPIRIN
(Asam Asetil Salisilat )


A.     TUJUAN PERCOBAAN
Untuk memberikan pengenalan tentang reaksi asetilasi terhadap gugus fenol.

B.     ALAT DAN BAHAN

Alat  :  1. Labu Alas Bulat
                 2. Penangas air
                 3. Termometer
                 4. Statif & Klem
                 5. Kompor listrik
                 6. Corong gelas
                 7. Corong Buchner
                  8. Pendingin Bola

Bahan : Asam Salisilat kering
              Asetat anhidrida
              Asam sulfat pekat
              Alkohol 96%
              Aquades
              Besi (III) klorida 1 %




C.     CARA KERJA
Kedalam labu pemanas 100ml yang kering masukkan 5 g asam salisilat, 7,5 g asetat anhidrida (BJ : 1,08 g/ml) dan 5 tetes asam sulfat pekat. Campuran dikocok sampai terjadi pencampuran sempurna. Kemudian panaskan diatas pemanas air (suhu didalam labu dijaga + 50 – 60 oC) sambil diaduk dengan thermometer selama 15 menit.

Isolasi
Dinginkan sambil tetap diaduk dan ditambah 75 ml air, kemudian saring dengan pertolongan pengisapan.

Pemurnian
Lakukan pemurnian dengan rekristalisasi. Pelarut yang digunakan campuran 15 ml alkohol 96% dan 40 ml aquades. Masukkan kristal kedalam pelarut dan panaskan hingga kristal semuanya larut, kemudian dinginkan perlahan-lahn. Akan diperoleh kristal berbentuk jarum, kemudian hasil dites dengan pereaksi besi (III) klorida.




Pertanyaan :
1.      Tuliskan persamaan reaksi pembuatan aspirin, beserta mekanisme reaksinya!
2.      Jelaskan macam-macam cara pembuatan aspirin lainnya!
3.      Jelaskan sifat fisik dan kimia aspirin!
4.      Reaksi-reaksi apa saja yang dapat terjadi pada aspirin!
5.   Apa yang dimaksud dengan asetilasi? Selain asam asetat anhidrida dapatkah digunakan asam asetat glasial?
6.   Rekristalisasi aspirin tidak boleh menggunakan pelarut dengan titik didih tinggi, kenapa? Sebutkan batas temperatur pelarutnya!
7.  Kenapa aspirin tidak mempunyai titik lebur yang pasti, dan apa pula yang dimaksud dengan temperatur dekomposisi?
8.      Jelaskan fungsi aspirin dalam kehidupan sehari-hari!

Diambil dari Modul Praktikum Kimia Organik Tahun 2006 yg di review oleh Dra. Suparmi, M.Si., Apt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar